.

Perbandingan Foam Pad dengan Wool Pad

Written by on ,
Perbandingan Foam Pad dengan Wool Pad - Otoman. Pada kesempatan pagi ini otoman kembali ingin melengkapi koleksi post ke blog otoman ini, kali ini terkait tentang pad yang di pakai pada mesin poles. Saat ini otoman memiliki mesin poles jenis rotary polisher dengan merk Dewalt seri 849X, ya otoman memang memilih merk yang sudah terkenal dipakai para paint corrector di dunia perawatan cat otomotif.



Untuk mendapatkan hasil paint corrention yang bagus maka tentunya  peran pad pada rotary polisher adalah sangat penting. Bawaan dari mesin poles rotary yang saya beli seharga sekitar 2 juta ini adalah Foam pad ukuran 7 inch ( foamnya) dengan backing plate bawaan Dewalt yang lentur namun kuat berukuran lebih kecil sekitar 6,5 inch. Memang demikian adanya bahwa backing plate idealnya berukuran lebih kecil dari foam padnya. Foam pad ini terpasang dengan menggunakan velcro ( orang banyak menyebutnya krek-krekan) kalau saya sebut saja velcro karena lebih standar.

Pilih mana antara foam pad atau wool pad?

Dari awal pegang mesin rotary polisher saya sudah akrab dengan yang namanya foam pad, beberapa polisher menyertakan wool pad pada paket standarnya, seperti merk Bosch GPO 12CE, menyertakan wool pad pada paket standarnya. Saya lebih menyukai foam pad karena untuk foam pad ini saya bisa atur beberapa tingkatan kekuatan cuttingnya dari level paling kuat.

Jenis Foam Pad sendiri ada tiga jenis berikut ini


  • Compounding foam pad, untuk proses compound
  • Polishing foam pad untuk proses polishing
  • Finishing foam pad untuk proses finishing


Untuk jenis compounding foam pad sendiri dibagi dalam tiga tingkatan agresivitas daya potongnya sebagai berikut :


  • Heacy Cut Foam Pad biasa disebut compounding pad atau pad khusus untuk compound, biasa digunakan untuk menghilangkan baret baret yang berat, untuk clear coat levelling dengan kekuatan potong yang tinggi.
  • Medium Cut Foam Pad, dipakai untuk tahapan tengah, setelah proses heavy cut, biasanya untuk clear coat leveling medium, atau menghilangkan baret sedang.
  • Low Cut Foam Pad, biasanya untuk menghilangkan baret halus 
Cara membedakan tingkat kekuatan potong pada foam pad bagi detailer pemula mungkin perlu latihan bagaimana mengenali kekuatan potong pada foam pad, ini perlu bila suatu saat anda mungkin lupa dengan label pada foam pad karena umur pemakaian maka kode pada pad sudah hilang, namun dengan kemampuan mengenali dengan merasakan foam pad secara langsung maka detailers dapat membedakannya., sekilas saja dapat dirasakan dari tingkat kekasaran permukaan foam, kekakuan foam ketika digunakan diatas panel, dimana cutting foam biasanya lebih kaku, sedang polishing atau finishing akan lebih soft.

Beragamnya pilihan dan tingkatan daya potong pada pad jenis foam inilah yang membuat saya lebih menyukai foam pad karena banyaknya pilihan foam untuk menyesuaikan dengan tingkat kerjaan yang akan dilakukan. Daya potong dapat disesuaikan dengan kebutuhan.

Untuk woolpad memang memiliki agresifitas yang tinggi, diatas cutting foam pad, apalagi bila menggunakan obat compound jenis heavy, tentunya akan sangat mudah untuk melakukan paint correcntion. Namun tentu penggunaannya harus diatur sedemikian sehingga dapat diperoleh tujuan pekerjaan yang sebenarnya, karena pemakaian yang salah tentunya hasilnya kurang maksimal, misalnya bila detailer hanya punya satu jenis pad yaitu woolpad saja, maka tentu dia hanya bisa melakukan pekerjaan cutting clear coat untuk melevelkan sehingga baret baret halus hilang berganti menjadi permukaan clear coat yang rata dan smooth (awas jangan keenakan memoles karena clear coat juga bisa semakin tipis).



.